Blog

Penemuan Sains Terbesar Setahun Terakhir

Ilmuwan yang ada di seluruh dunia selama setahun terakhir ini tampaknya sudah sangat sibuk dengan berbagai macam proyek sains mereka. Mulai dari menyingkirkan gen yang buruk dari garis keturunan sebuah keluarga, sampai dengan menemukan tidak hanya satu tapi tujuh planet seukuran bumi yang ada di sekitar satu buah bintang, sampai dengan menggali otak dinosaurus. Seiring dengan Australia yang mengadakan sebuah Pekan Ilmiah Nasional atau yang dikenal juga dengan nama National Science Week yakni sebuah perayaan dari peran dan pencapaian sains dan juga teknologi yang dirayakan yaitu setiap tanggal 12-20 Agustus pada setiap tahunnya.

Penemuan Sains Terbesar Setahun Terakhir

Sejumlah penemuan sekarang ini terus dipublikasikan dalam berbagai jurnal ilmiah. Para ilmuwan juga masih mengembangkan dan juga mereset berbagai metode sains. Mereka juga sedang mencari tahu tentang berbagai objek-objek yang menurut mereka masih menjadi misteri di dalam ilmu pengetahuan. Mari kita lihat berbagai macam penemuan dan cerita besar dalam penemuan sain tahun ini. Berikut ini adalah beberapa penemuan sains terbesar setahun terakhir ini. Penemuan-penemuan besar tersebut juga mengubah pemahaman kita tentang link sbobet dan alam semesta yang ada.

Gambar terdekat Planet Saturnus oleh Pesawat Cassini

Gambar dari atmosfer di planet Saturnus yang belum lama ini berhasil diambil oleh pesawat luar angkasa, yaitu NASA Cassini. Kita tentunya masih harus menunggu sebelum pesawat luar angkasa Cassini milik NASA, melakukan sebuah misi pamungkasnya yakni dengan cara menabrakkan dirinya ke planet Saturnus. Tapi pesawat luar angkasa kecil tersebut untuk pertama kalinya melintasi gap atau sebuah jarak yang terdapat diantara planet Saturnus dan juga cincin terdalamnya.

Cassini saat itu berhasil mengirim kembali sejumlah gambar dari jarak terdekat mereka dengan atmosfer di planet Saturnus yang menunjukkan rincian dari yang belum pernah ada sebelumnya. Termasuk juga dengan badai raksasa yang berputar-putar. Cassini saat itu melintasi 3.000 kilometer di atas puncak awan tertinggi Saturnus. Karena pada saat itu instrumennya mencatat sebuah informasi baru, tentang planet yang dikelilingi oleh cincin tersebut.

Sementara itu, Satelit pemantau planet Juno milik NASA, yang pada saat itu mengorbit di planet terbesar dalam tata surya yang berjuluk The Giant Jupiter, sudah berhasil mencapai posisi terdekat dengan pelanet tersebut. Hal tersebut belum pernah terjadi sebelumnya dalam sebuah misi, misi tersebut menjadi misi bersejarah di Great Red Spot planet yang terjadi pada bulan juli 2017.

Para ilmuwan sangat tertarik mengetahui apa yang terdapat pada bagian bawah lapisan atas Great Red Spot, yang merupakan pusaran badai seluas 16.000 kilometer dan termasuk juga dengan bukti-bukti adanya petir di Planet Jupiter yang bisa menunjukkan keberadaan dari awan air.

Gunung Es terlepas ke Benua Antartika

Para peneliti memang sudah memantau mengenai lempeng es Larsen C yang berada di Antartika selama beberapa waktu. Namun pada akhirnya di tahun 2016 lalu terjadi sebuah retakan sepanjang 18 kilometer. Dan kemudian bagian terakhir dari retakan tersebut terpisah dari lempeng es tersebut di Antartika. Itu juga menyebabkan terlepasnya sebuah gunung es dengan berat 1 triliun ton dan berukuran 5.800 kilometer persegi, gunung tersebut juga menjadi gunung es terbesar yang pernah tercatat.

Gunung es tersebut memang mengapung sebelum pada akhirnya terlepas, sehingga tidak ada dampak secara langsung pada permukaan laut. Namun terlepasnya gunung tersebut telah meninggalkan kawasan lempeng es Larsen C yang sekarang ini sudah berkurang lebih dari 12 persen. Perpisahan besar tersebut menunjukkan sebuah akselerasi dramatis dari gletser yang ada di belakangnya.

Sejarah manusia di Australia

Penggalian yang dilakukan di tempat penampungan batu di dekat Taman Nasional Kakadu, menunjukkan jika manusia berhasil mencapai daratan Australia yaitu setidaknya 65.000 tahun yang lalu. Tentu saja 18.000 tahun lebih awal dibandingkan dengan perkiraan yang pertama. Temuan ini menjadi penting karena dapat membantu mendefinisikan kembali pemahaman kita semua saat spesies manusia pertama kali ada dan meninggalkan Afrika. Diantara temuan yang berhasil digali tersebut, terdapat juga sebuah kapak dengan tepi tumpul tertua di dunia.

Secara terpisah, para peneliti kemudian juga berhasil menyelesaikan sebuah studi dari genomik yang paling komprehensif terhadap Penduduk Asli dari Australia yang pernah dilakukan sampai saat ini. Studi ini juga yang kemudian mengungkapkan, jika manusia modern adalah keturunan dari satu gelombang pendatang yang saat itu pergi meninggalkan Afrika sekitar 72.000 tahun yang lalu.

Temuan ini juga menegaskan warga dari suku Aborigin Australia modern adalah keturunan dari orang pertama yang telah tinggal di Australia. Sebuah klaim yang sebelumnya menjadi sebuah bahan perdebatan.

CRISPR Bantu Hapus Gen Bermasalah

Sampai saat ini, pencapaian dan juga penemuan ini mungkin memang masih terbatas pada sebuah hasil penelitian di laboratorium saja. Namun para ilmuwan sudah berhasil untuk menggunakan alat pengedit gen CRISPR untuk dapat memperbaiki gen yang menyebabkan penyakit pada embrio manusia dengan cara aman.

Para peneliti yang menyuntikkan sel telur manusia dengan sel sperma dari pasien yang memiliki gangguan jantung bawaan, dan pada saat bersamaan mereka juga mengirim sperma versi CRISPR yang sudah diprogram untuk dapat menemukan gen tersebut dan kemudian membuangnya. Teknik baru, yang berfokus pada intervensi ini, cukup sukses. Suatu hari nanti kemungkinan ilmuwan untuk dapat menghapus sebuah penyakit dari garis keturunan tersebut dapat dilakukan.

Tapi gangguan pada gen ini nantinya bisa saja menjadi sebuah kontroversial, dimana sejumlah peneliti juga mengkhawatirkan tentang ancaman mutasi yang nantinya tidak diinginkan. Teknik ini juga akan menimbulkan masalah kode etik mengenai pemilihan dan pengeditan gen yang bisa dilakukan untuk dapat menciptakan sebuah ‘bayi yang dirancang’ .

Pulau Terpencil di Dunia Tempat Pembuangan Sampah

Pantai di Pulau Henderson, yang berada di luar Amerika Selatan, diperkirakan telah berisi sekitar 37,7 juta item sampah dari serpihan puing-puing limbah yang kebanyakan terdiri dari berbagai limbah plastik rumah tangga dan memiliki kepadatan sampah plastik tertinggi di dunia.

Ini bukanlah sebuah penemuan ilmiah yang harus di banggakan, Peneliti asal Australia, Dr Jennifer Lavers ia mengatakan bahwa dia sangat kecewa dengan temuannya dan kemudian menyebutnya sebagai peringatan bagi dunia bahwa sebenarnya polusi plastik sama seriusnya dengan ancaman kemanusiaan seperti halnya perubahan iklim.

Pada tahun 2014, dunia dicatat telah menghasilkan 311 juta ton plastik untuk per tahunnya. Dr Lavers mengatakan akumulasi sampah plastik yang ada di Pulau Henderson itu merupakan plastik yang dihasilkan dalam waktu 1,98 detik dari total produksi sampah plastik yang ada di dunia.

Demikian itulah beberapa penemuan sains terbesar yang terjadi belum lama ini. Penemuan-penemuan tentang sains tentunya menjadi sebuah hal yang selalu mendapatkan banyak perhatian. Dengan berbagai macam penemuan sains yang terjadi, tentunya pandangan kita terhadap dunia sedikit demi sedikit akan berubah.

Manfaat Mengenalkan Si Kecil dengan Sains

Sains atau sebuah ilmu pengetahuan tampaknya selalu menjadi sebuah hal yang menarik dan mengasyikan bagi anak-anak. Selain dapat memenuhi rasa ingin tahu anak, mengenalkan anak-anak dengan sebuah ilmu pengetahuan juga menjadi sebuah hal yang menarik dan juga mengasyikkan bagi anak-anak. Selain dapat memenuhi rasa ingin tahu mereka, mengenalkan tentang sain kepada anak-anak dengan sebuah ilmu pengetahuan menjadi sebuah kegiatan yang memiliki banyak manfaat. Hal inilah yang pada akhirnya mendorong Birth Club yang diadakan pada September 2017 mengusung “The Scientwo: September Scientific Fun” sebagai sebuah tema dalam acara ulang tahun kedua mereka. Acara tersebut juga diselenggarakan pada tanggal 6 Oktober 2019 di Jakarta.

Mengenalkan sebuah Sains akan dapat mengasah rasa ingin tahu dari anak-anak. Birth Club September 2017 merupakan sebuah komunitas dari orang tua yang memiliki anak yang lahir pada bulan September 2017. Komunitas tersebut saat ini sudah beranggotakan 50 ibu dengan 53 anak, dan komunitas ini juga sering berbagi banyak hal, mulai dari isu-isu hangat terbaru dan juga termasuk tips dan juga cara soal parenting. Komunitas Bird Club yang didirikan pada September 2017 tentu ingin merayakan kebahagiaan mereka tersebut. Menjadikan sains atau sebuah ilmu pengetahuan sebagai sebuah tema acara.

Manfaat Mengenalkan Si Kecil dengan Sains

Terbukti di dalam acara tersebut, anak-anak terlihat sangat antusias ketika mereka diperkenalkan dengan berbagai macam keajaiban ilmu pengetahuan yang ada. Anak-anak juga diajak untuk melakukan berbagai macam eksperimen sederhana, seperti balon yang akan tidak meletus ketika ditusuk dengan menggunakan jarum. Ada pula praktik memasukkan cairan ke dalam sebuah bejana kecil dan kemudian diletakkan di atas telapak tangan dan cairan tersebut kemudian dapat ditarik karena suhu panas yang berasal dari tangan dapat melelehkan.

Menjadikan sains sebagai memang sebuah ide yang sangat menarik dan juga memberi banyak sekali manfaat bagi perkembangan anak. Ilmu pengetahuan tersebut menjadi penting dalam kehidupan sehari-hari, karena ilmu pengetahuan tersebut secara tidak langsung dan tidak langsung dapat mempengaruhi semua aspek kehidupan. Seperti dari mulai makan, hingga cara berpindah tempat ke satu area ke area lainnya, semuanya melibatkan ilmu pengetahuan. Jika di lihat momen-momen ini sebagai sebuah peluang untuk belajar. Sain juga dapat membuat anak berpikir secara kritis, selain itu masih banyak juga manfaat mengajarkan sains kepada anak sebagai berikut :

Mengembangkan Keterampilan Hidup

Sains membantu anak-anak untuk dapat mengembangkan keterampilan hidup mereka, termasuk juga dengan sebuah kemampuan untuk dapat berkomunikasi, tetap teratur dan juga tetap fokus, hingga membentuk pendapat mereka sendiri berdasarkan dengan pengamatan. Sains juga menjadi sebuah hal yang akan dapat membantu anak-anak mengembangkan indra mereka secara keseluruhan.

Belajar Secara Langsung

Anak-anak sendiri umumnya sangat senang belajar secara langsung. Dan dunia sekitar mereka sudah menyediakan begitu banyak peluang untuk dapat belajar secara langsung. Berinteraksi secara langsung dengan lingkungan mereka, hal tersebut dapat mendukung perkembangan dari intelektual anak.

Waktu Yang Tepat Untuk Belajar

Anak-anak memang dipersiapkan untuk belajar. Apa yang nantinya mereka pelajari ketika di usia mereka yang masih muda, dapat mempengaruhi minat dan juga bakat mereka di kemudian hari. Penelitian juga telah menunjukkan bahwa siswa nantinya mulai mengembangkan minat di dalam sains, teknologi, teknik, dan juga dalam matematika selama mereka berada di usia tingkat sekolah dasar. Memiliki sebuah minat dan pengetahuan di bidang tersebut, nantinya akan dapat memberikan peluang serta karier mereka di masa depan. Tapi sebelum anda mengajarkan sains kepada anak, anda juga harus memperhatikan beberapa hal di bawah ini :

Penjelasan dalam keseharian anak

Umumnya, setiap aktivitas yang akan di lakukan sehari-hari selalu saja berhubungan dengan sains. Bahkan untuk beberapa hal sederhana seperti halnya melompat dan juga berjalan memiliki penjelasannya sendiri. Ketika nantinya anak bermain di luar rumah, anda juga dapat menjelaskan tentang jenis-jenis tumbuhan, dan bagaimana cara tumbuhan menghasilkan oksigen.

Ataupun anda juga dapat menjelaskan tentang perubahan cuaca dan juga tentang pergerakan awan yang terjadi di langit. Ketika nantinya mereka tahu bahwa ilmu yang akan mereka dapatkan ternyata merupakan sebuah ilmu yang berhubungan langsung dengan kesehariannya. Ini juga akan membuat si Kecil semakin semangat untuk dapat belajar dan juga bermain di dunia sains.

Tambah informasi dari buku pengetahuan yang menarik

Sebaiknya bermain dengan sains juga dilengkapi dengan berbagai macam sumber informasi yang jelas dan juga mudah untuk dimengerti. Salah satunya yaitu dapat anda temukan dari buku-buku pengetahuan yang menarik.Tidak hanya bermain dan juga mencoba untuk melakukan eksperimen, ajak juga anak anda untuk membaca buku sains agar lebih memahami apa yang sebenarnya terjadi. Ada banyak juga jenis buku sains untuk anak, namun sebaiknya anda dapat memilih buku yang memang dilengkapi dengan gambar ataupun dengan suara. Ini juga akan semakin membuat anak tertarik untuk belajar.

Dorong anak menggunakan indera

Ketika nantinya anda bermain sains bersama dengan anak anda, doronglah ia untuk dapat menggunakan inderanya. Agar dapat membuat mereka lebih dalam dapat memahami benda-benda dan juga kejadian yang terjadi di sekeliling mereka. Ajaklah anak untuk dapat mengenali berbagai suara, bau, tekstur, rasa, warna, bentuk serta ukuran benda yang akan ia amati di sekelilingnya. Yang lebih mudah, anda dapat mengajaknya bermain menjadi objek permainan.

Menggunakan indera dalam kegiatan edukatif, akan dapat membantu anak untuk mengembangkan pemahamannya akan hal-hal yang ada disekelilingnya. Juga hal tersebut dapat berguna untuk dapat menumbuhkan kemampuan observasi anak dengan cara yang baik.

Perhatikan suasana hati anak

Hal ini juga tidak kalah pentingnya, yaitu sebelum anda mengajak anak anda bermain dan belajar, sebaiknya pertikan suasana hati anak. Suasana hati juga akan menjadi sebuah hal yang dapat menentukan aktivitas anak. Ketika hatinya sedang tidak baik, entah itu dikarenakan badmood ataupun sedang sakit, maka si kecil pastinya akan sulit untuk memahami permainan sains tersebut. Membuatnya tidak mendapatkan manfaat apapun dari permainan yang telah dimainkan.

Sebaiknya melakukan sebuah permainan ketika suasana hati sedang baik. Ini membuat ia merasa sangat bersemangat dan juga dapat mengikuti sebuah permainan sains dan juga dapat menyerap ilmunya dengan cara yang baik. Kalau anda memperhatikan kelima hal ini, kini saatnya anda dapat bermain sains bersama dengan anak anda.

Mungkin bagi beberapa orang sains dianggap cukup memusingkan. Namun jika hal tersebut diperkenalkan sejak dini kepada anak, hal ini justru bisa menjadi sebuah hal yang cukup mengesankan dan bermanfaat untuk perkembangannya.

Demikian itulah beberapa manfaat yang baik untuk mengenalkan anak anda dengan sains. Dengan mengajarkan anak anda sejak dini, anak nantinya akan lebih mudah untuk memahami kejadian di sekitarnya, anak juga akan mempunyai pemikiran yang lebih luas dibandingkan dengan anak yang tidak diajarkan tentang sains sejak kecil.

Penemuan Besar Dunia Sains Tahun 2019

Tahun 2019 yang dimana tentunya menyimpan banyak sekali memori untuk anda. Dimana ada banyak hal terjadi di tahun ini, seperti ada yang baru masuk kuliah, lulus mendapatkan sebuah pekerjaan baru, atau juga bahkan tahun ini yang menikah. Semua kejadian tersebut dimana menjadi salah satu hal yang dapat mendefinisikan perjalanan anda di tahun ini. Bukan hanya anda saja, 2019 juga menjadi salah satu tahun yang merupakan tahun yang berharga bagi para ilmuan sains yang ada di seluruh dunia. Pasalnya dimana di tahun ini, dunia sains yang dihiasi oleh sejumlah penemuan penting yang ada di berbagai lingkungan dan juga di berbagai bidang, Mulai dari bidang astronomi, bidang lingkungan, medis hingga juga di dalam bidang arkeologi. 

Penemuan Besar Dunia Sains Tahun 2019

Dimana beberapa penemuan di dalam bidang sains tersebut menjadi salah satu situs sbobet88 hal yang berhasil mempengaruhi dunia pada saat ini. Dengan adanya penemuan sains tersebut dimana beberapa hal diantaranya adalah penemuan-penemuan yang cukup di tunggu-tunggu oleh para ilmuan sains. Atau penemuan tersebut adalah sebuah penemuan yang memang sudah dinantikan sejak lama. Dengan banyaknya penemuan-penemuan tersebut yang terjadi di tahun 2019, maka dalam artikel ini sudah kami rangkum tentang semua penemuan sains yang menghebohkan yang terjadi di tahun 2019 ini. 

Foto pertama black hole

Black hole yang kita ketahui adalah sebuah objek luar angkasa, dimana black hole ini sendiri adalah salah satu penemuan yang paling misterius. Sulit untuk dapat menemukan apalagi juga sulit untuk dapat mendekatinya. Namun dimana usaha selama beberapa dekade yang pada akhirnya di tahun 2019 kemarin dapat terbayarkan. 

Dimana terjadi penemuan yang dimana sangat menggemparkan tentang black hole ini di  bulan April 2019 lalu, para ilmuwan yang dimana ada dalam ikatan Event Horizon Team yang telah berhasil mengambil sebuah foto black hole yang dimana foto ini berada di tengah-tengah galaksi M87. Walaupun gambar tersebut memang kurang jelas, hal ini tentunya menjadi salah satu pencapaian yang bagus yang ada di dalam dunia sains. 

Ilmuwan berhasil menguak bahaya dari vape

Beberapa tahun belakangan, dimana kita diramaikan oleh trend vape yang sudah menjadi sebuah trend di dunia, terutama yang ada di kalangan anak muda. Bukan hal yang mudah tentunya untuk mengidentifikasi tentang apakah rokok elektrik tersebut, menjadi salah satu hal yang baik untuk tubuh atau juga justru hal sebaliknya.

Namun tahun ini, dimana sebuah peneliti dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC) yang dimana menemukan fakta bahwa vape menjadi salah satu hal yang telah membunuh 40 orang dan juga membuat 2.000 orang menderita penyakit paru-paru. Kandungan yang ada di dalamnya zat kimia vitamin E yang dimana terdapat didalamnya yang merupakan penyebab dari sebuah hal tersebut.

Berhasil menanam tumbuhan di Bulan

Keberhasilan yang ada di dalam bidang sains berikutnya yang dimana terjadi pada bulan Januari lalu. Para ilmuwan yang dimana telah berhasil mencoba untuk dapat menanam biji kapas dan juga menanam kentang di Bulan. Terdengar seperti salah satu hal yang sepele, tapi ini adalah sebuah hal yang dimana menakjubkan mengingat di luar angkasa sendiri yang tidak ada segala hal yang akan dibutuhkan tumbuhan untuk dapat tetap hidup.

Para ilmuwan yang dimana nantinya juga tak lupa untuk dapat menyuplainya dengan menggunakan udara, air, pupuk, dan juga bahkan telur lalat untuk dapat membantu sebuah proses penyerbukan. Hasilnya, dimana pada tanggal 14 Januari lalu, biji tersebut yang diketahui berhasil mengeluarkan sebuah tunas pertamanya. Hebat, ya!

Penemuan fosil nenek moyang manusia

Tahun ini, dimana bidang arkeologi yang juga sudah berhasil mencatat sejarah. Peneliti yang dimana menemukan sebuah potongan gigi manusia purba baru yang berada di wilayah Filipina. Mereka menamakannya dengan Homo luzonensis. Spesies yang ditemukan ini diduga adalah nenek moyang orang Asia, dimana fosil  tersebut hidup sekitar 50 ribu hingga dengan  67 ribu tahun yang lalu.

Ditemukannya obat untuk cystic fibrosis

Masih ingatkah kalian tentang film Five Feet Apart yang dimana  tayang bulan Maret lalu? Di film tersebut, dimana diceritakan kedua pemeran utama yang diceritakan di dalam film tersebut yang mengidap sebuah penyakit cystic fibrosis. Ini yang dimana salah satu yang merupakan kondisi kesehatan akut yang dapat menyerang paru-paru dan juga dapat menyerang pencernaan. Tubuh yang dimana tidak mampu mengontrol pertumbuhan lendir yang kemudian menjadi salah satu yang akan menyumbat pernapasan.

Di tahun yang sama, dimana studi dari New England Journal of Medicine dan juga The Lancet yang dimana telah berhasil menemukan jenis pengobatan baru yang sangat sukses mengobati pasien cystic fibrosis. Mereka yang dimana menamakannya dengan terapi Trik Afta. Ini merupakan sebuah kombinasi antara tiga metode terapi, yakni adalah elexacaftor, ivacaftor, tezacaftor. Food and Drug Administration yang dimana bahkan menyetujui  tentang adanya penemuan tersebut. 

Pesawat NASA menemukan objek misterius 

Pada 1 Januari 2019 lalu, dimana kita semua digemparkan dengan pemerintah bahwa pesawat NASA yang bernama New Horizons telah berhasil menemukan sebuah objek misterius yang dimana jaraknya sendiri yaitu kurang lebih 1,6 miliar kilometer yang ada dari Bumi. Benda tersebut yang mana dinamakan MU69 atau juga Arrokoth. Dimana benda tersebut memiliki bentuk yang pipih, mirip seperti halnya pancake. Sedangkan ukurannya sendiri yang kurang lebih sama dengan gunung yang berada di Bumi. Tentunya temuan ini menjadi salah satu temuan yang masih diteliti hingga saat ini. 

Peneliti WHO sukses memerangi virus ebola

Ebola yang merupakan salah satu dari penyakit langka yang dimana penyakit ini sendiri sangat mematikan. Sekali mewabah, dimana banyak orang yang nantinya akan dapat terbunuh karenanya. Tahun ini, dimana penyakit ebola sendiri yang sempat menjangkit masyarakat yang ada di Kongo, Afrika. Untungnya, peneliti yang ada dari World Health Organization (WHO) yang dimana telah berhasil membuat dua pengobatan untuk virus tersebut, yaitu dengan menggunakan vaksin dan juga dengan menggunakan injeksi antibodi.

Tingkat keberhasilannya pun untuk penyakit ini yang dimana mencapai 90 persen. Mulai dari sekarang, kita yang tidak akan lagi berkata bahwa Ebola adalah penyakit yang tak dapat disembuhkan, seperti yang sudah diungkapkan oleh Jean-Jacques Muyembe, yang merupakan sebuah direktur general Institut National de Recherche Biomedicale Kongo yang ada terhadap Wired.

Penemuan benua ke-8 yang tersembunyi

Dilansir dari sebuah Business Insider, dimana setidaknya ratusan juta tahun lalu, Bumi sendiri yang memiliki satu daratan luas yang bernama Pangea. Seiring dengan berjalannya waktu, area tersebut yang dimana kemudian terpecah-pecah menjadi 7 benua. Yang kita tinggali pada saat ini. Namun, tahukah anda bahwa sebenarnya di dalam dunia ini ada benua ke-8? Studi terbaru yang dimana baru  dipublikasikan yaitu pada Science Direct menemukan bahwa daratan ke-8 tersebut yang dimana masuk ke bawah benua Eropa. Para ahli yang dimana juga berhasil menyebutnya Greater Adria. Ia yang tersembunyi tanpa sepengetahuan manusia pada saat tahun ini.

Itulah beberapa penemuan sains tahun 2019 yang dimana diketahui sangat menakjubkan. Semoga pada tahun ini, dimana akan anda semakin banyaknya tentang temuan lain yang tentunya dapat mengubah kehidupan manusia.