Kekuatan Super yang Dimiliki Manusia Berdasarkan Ilmiah

Umumnya yang namanya kekuatan super itu  hanya akan tercipta dari beberapa kisah Klasik dari adanya sebuah Film ataupun Dongeng. Dimana, dalam cerita tersebut akan muncul satu hingga beberapa tokoh dengan memiliki kekuatan berbeda-beda satu dan yang lainnya. Kita ambil contoh saja seperti film Venom – Avengers – Flash – Thor – Hulk – Harry Potter – Dr. Stranger – Deadpool dan masih banyak lagi jenis film lainnya dengan kemampuan super dari para manusia tersebut. 

Namun tidak menutup kemungkinan juga, bahwa di dunia manusia secara nyata saat ini ada juga yang memiliki kemampuan di luar nalar lho. Salah satunya yang mungkin masih pro kontra dijelaskan secara Ilmiah adalah Anak Indigo. Menurut kebanyakan persepsi dari orang-orang diluaran sana bahwa Anak Indigo berbeda dan mereka memiliki kekuatan super non Ilmiah, namun lebih ke arah Supranatural. 

Bahkan disini bisa dikatakan juga dari berbagai Literatur Medis banyak dipenuhi oleh berbagai bukti dari keberadaan Mutan yang mana sama sekali bukan sebagai kisah fiksi. Mereka ini menjadi orang-orang yang sudah mengalami adanya mutasi Genetik dan bisa membuat tulangnya menjadi jauh lebih kuat – jauh lebih memiliki fleksibilitas tinggi serta adanya kekuatan yang tidak terkira sama sekali. Berikut ini adalah beberapa kekuatan super yang mana sangat amat mungkin bisa dimiliki oleh Manusia dan juga sama sekali bukan menjadi hal yang fiktif. 

Kekuatan dalam Ketahanan Tubuh 

Tanpa adanya doping atau minuman berenergi, maka daya tahan tubuh manusia juga bisa saja sekuat Quicksilver dari X-Men. Dan memang layaknya Quicksilver, manusia juga mengalami mutasi genetik. Tak percaya ? hal ini sudah pernah terjadi pada seorang atlet Ski yang berasal dari Finlandia bernama Eero Mantyranta. Pada awalnya sang atlet ini benar-benar dicurigai telah menggunakan bantuan dari penggunaan Doping sebab, jumlah sel darah merahnya yang terhitung 20% jauh lebih banyak daripada Manusia Normal pada umumnya. Namun pada saat menjalani tes, ternyata dari para Ilmuwan ini menemukan bahwa Mantyranta dan juga 50 orang Keluarganya sudah terdeteksi memiliki yang namanya sensitivitas terhadap hormon EPO. 

Normalnya untuk kebutuhan dari EPO ini akan meningkatkan adanya sel darah merah ketika tenaga yang dimiliki sedang mengalami konsentrasi terfokuskan yang sudah kalian daftar s1288. Hal ini tentu saja akan membuat otot mendapatkan yang namanya Oksigen cukup ketika sedang melaksanakan olahraga atau hanya sekedar melakukan aktivitas berat lainnya. Untuk Mantyranta sendiri, prosesnya mampu untuk dipercepat secara otomatis oleh anggota tubuhnya, sehingga tubuhnya akan memiliki Hemoglobin yang berlebihan. 

Dengan kulit nantinya akan jauh lebih merah daripada kebanyakan orang dan tentu saja kapasitas dalam darah juga akan terhitung. Mantyranta sendiri sudah memenangkan sebanyak 7 medali Olimpiade dengan diisi oleh 3 buah emas di masa jayanya pada tahun 60. 

Fleksibilitas pada Tubuh 

Jika berbicara mengenai fleksibilitas, pasti benda elastis seperti Karet yang terlintas dipikiran kalian. Namun untuk manusia, fleksibilitas ini benar terjadi kepada seseorang yang bernama Daniel Rubberboy Browning Smith. Dimana dirinya sudah dikenal bisa untuk memasukan dirinya di dalam koper, lalu bisa melewatkan tubuhnya ada pada sebuah raket tenis sampai dengan, memutar badannya 180 derajat. Selain itu ada juga Gary Stretch Turner yang mana bisa untuk menutupi bagian mulutnya hanya dengan menggunakan bantuan dari kulit leher. Sudah pasti, ini manusia nggak butuh masker wkwkwkwk. 

Kemampuan ini benar-benar bukan lelucon semata saja, bahkan disini Daniel sendiri menemukan bahwa dirinya menjadi seseorang yang sangat amat fleksibel sekali saat usianya menginjak 4 tahun. Kala itu Daniel Melompat dari atas Bunk Bed dan bisa mendarat dengan adanya bantuan dari Pose Split dan itu wow banget si ! 

Dengan adanya hal ini, tentu saja kekuatan dari fleksibilitas seperti X-Men bisa dimiliki oleh manusia normal dengan adanya sebuah mutasi genetik. Disini terdapat 2 orang fleksibel tadi bahwa sudah memiliki yang namanya Ehlers Danlos Syndrome. Dimana ini menjadi kondisi turunan yang mampu mengubah adanya struktur kolagen di dalam tubuh mereka masing-masing. Dan dalam hal ini akan membuat mereka memiliki keelastisan yang tinggi terhadap adanya jaringan Ikat di Kulit – Sendi dan juga Otot yang mereka miliki. 

Secara Ilmiah Kekuatan Selalu ada 

Kalian tahu kondisi dari Myostatin Related Muscle Hypertrophy ? namanya selain ribet dan panjang ini sendiri memiliki pengertian dari sebuah kondisi yang nantinya bisa saja datang dari Mutasi Gen yang akan menginstruksikan ke tubuh kalian dalam memproduksi adanya Myostatin atau sebuah Gen yang akan membatasi adanya pertumbuhan otot. Dengan ini, hanya dengan adanya asupan protein yang begitu rendah. Tubuh justru akan memproduksi adanya massa otot dengan jauh lebih efektif lagi. Jika nantinya ada seorang bayi yang akan terlahir seperti ini, maka dirinya akan menjadi seorang bayi yang berotot atau layaknya bayi yang diajak melakukan hal untuk Ngegym. Disini si bayi nantinya akan tumbuh menjadi orang yang jauh lebih kuat daripada teman-teman seumurannya. 

Seperti adanya Balita bernama Liam Hoekstra, di usianya 5 bulan sudah bisa melakukan berbagai macam gerakan senam. Seorang bayi yang berada di jerman juga memiliki kondisi sama dan telah dilaporkan memiliki kekuatan yang sangat amat tinggi dibandingkan dengan para bayi lainnya. 

Selain itu, ada pula sebuah gen yang memiliki nama Low Density Lipoprotein Receptor Related Protein 5 atau LRP5 yang mana telah menjadi gen yang bertugas untuk menentukan adanya massa Jenis Tulang. Jika memang gen ini sudah bermutasi seseorang nantinya bisa saja lahir dengan adanya tulang yang tidak akan bisa hancur. 

Seperti adanya seseorang yang memang sedang ditangani oleh Radiologist di Rumah Sakit yang berada di kawasan Connecticut, yang mana sama sekali tidak kenapa-kenapa setelah ditabrak oleh mobil. Setelah diperiksa, orang ini adalah orang dengan Massa Jenis tulang yang paling tinggi juga ada. Penelitian pada akhirnya dilakukan dengan berdasarkan dari temuan ini dan sangat diharapkan penemuannya bisa saja menyembuhkan Osteoporosis. 

Kemampuan Diri Tetap Terjaga 

Tubuh yang kita miliki ini tentu saja tidak memiliki fungsi dengan baik tanpa adanya tidur selama 7 hingga 9 jam. Namun dalam sebuah kondisi yang langka, tubuh ini bisa saja berfungsi dengan sebaik mungkin hanya dengan tidur kurang lebihnya dari 6 jam tersebut. Seseorang yang bernama Abby Ross misalnya. Dimana dirinya ini hanya membutuhkan waktu tidur selama kurang lebihnya 4 jam di setiap harinya untuk bisa menjadi jauh lebih segar dan juga bugar untuk bisa memulai hari. Di seluruh dunia, hanya akan ada 1% orang saja yang mana sudah bermutasi pada genetik dan sudah memiliki kondisi Short Sleeper. 

Si para Short Sleeper sendiri akan memiliki mutasi pada Gen DEC2 yang mana sebagai pengatur dari Circadian Rhythm atau adanya Jam Biologis tidur manusia. Mereka yang bermutasi memang tak hanya membutuhkan waktu tidur sedikit, namun memiliki imunitas tubuh untuk tidak mengalami yang namanya Insomnia atau Manusia Zombie.