Benarkah Prediksi Sains Tentang Bumi di Masa Depan ?

Halo teman-teman pecinta dunia Sains, kali ini saya kembali hadir menemani waktu senggang kalian dalam memberikan informasi terkait masa depan bumi yang sudah bisa diprediksi oleh keterkaitan Ilmu Sains. Namun dengan pikiran Normal, apa kalian juga pernah berpikir polos usia dari Bumi kita ini sampai kapan ? namun yang menjadi pertanyaan lainnya adalah Bagaimana kehidupan bumi di masa yang akan datang ? apakah bisa terpikirkan begitu saja ? oleh sebab itu, disini saya akan membahas sedikit ulasan mengenai hal tersebut. 

Kita tahu bahwa Planet Bumi sendiri menjadi sebuah tempat bagi jutaan spesies dan juga makhluk hidup yang telah berumur kurang lebihnya 4 Miliar tahun lamanya. Jika melihat lamanya tersebut, berarti bumi sudah amat sangat tua ya teman-teman. Dari kurun waktu selama itu, sudah pasti banyak sekali peristiwa yang ada dan dimulai langsung dari adanya kepunahan massal sampai dengan bencana alam. Hal ini sudah bisa dirasakan dari mulai meledaknya Gunung Krakatau, lalu Bom Nuklir, ada juga Banjir Bandang di Aceh, Tornado di luar negeri dan kejadian-kejadian parah lainnya sudah pernah membuat spekulasi bahwa Bumi tidak baik-baik saja dalam jangka waktu terdekat. 

Dari sinilah muncul spekulasi, bagaimana selanjutnya kehidupan bumi di masa yang akan datang ? apakah bisa diprediksi lebih dahulu ? .. sebagaimana manusia yang diciptakan oleh Tuhan memiliki akal sehat dan pikiran yang bagus, sampai akhirnya para Ilmuwan Sains sendiri juga memiliki “ p r e d k s i “ yang belum tentu benar adanya. Untuk itu, inilah beberapa prediksi yang akan kami beritahukan untuk teman-teman semuanya. 

Terjadi Sebuah Kepunahan Secara Massal 

Hal pertama yang bisa diprediksikan dari dunia Sains adalah Kepunahan secara massal yang akan terjadi di masa depan. Sampai kini sudah terhitung ada 5 kali terjadi kepunahan secara massal yang sudah menghapus sekitar 75% spesies yang ada di Bumi. dari laman bicara.co.id sudah mengutip langsung Science Mag yang dimana para Ilmuwan ini sudah meyakini jika kepunahan massal keenam akan menanti kita di masa yang akan datang. Ditambah lagi dengan adanya perubahan iklim yang semakin tidak menentu dan juga bencana alam yang terjadi semakin sering nantinya. Seperti yang ada di lama Physics World oleh kutipan bicara.co.id menyatakan bahwa ada 1 Juta Spesies yang akan punah diakibatkan oleh ulah dari manusia itu sendiri. 

Hal ini memang dikarenakan manusia sudah memengaruhi 75% dari daratan dan ⅔ nya lagi dari dunia laut dengan segala macam aktivitas destruktifnya. Ilmuwan ternama yakni Stephen Hawking juga pernah meramalkan sebuah kejadian ini dan menurutnya manusia ini tidak akan bisa bertahan dalam jangka waktu lebih dari 1.000 tahun ke depan di planet bumi. 

Disini dirinya juga mengatakan hal tersebut setelah melihat bagaimana manusia bisa terus melakukan kesalahan demi kesalahan yang sama berulang kali seperti pada saat berperang dan mampu merusak lingkungan. Jika memang kondisinya seperti ini terus, maka dalam hal ini kita tidak mungkin akan bisa lagi melihat adanya kehidupan di bumi sampai dengan detik ini di tahun 3000 yang akan mendatang. Untuk bisa mengatasinya, maka Hawking sendiri menyarankan Ilmuwan untuk bisa mencari adanya tempat atau sebuah planet lain yang ada di tata surya yang mampu dalam menggantikan bumi. 

Tergantikannya Manusia pada Penggunaan Robot dan Teknologi Canggih

Beda lagi dari prediksi sebelumnya, dimana ada beberapa ilmuwan dan juga para ahli percaya jika 1 juta tahun mendatang kehidupan bumi akan terus berlanjut dengan benua yang masih sama dan juga matahari yang masih mampu menyinari bumi. Hanya saja, pada saat itu teknologi juga sudah menjadi bagian dari hidup manusia yang tidak akan bisa dilepaskan lagi. 

Negara Ini Bikin Robot untuk Bantu Pengangguran, Lho?
Contoh dari seorang pelayan yang digantikan oleh penggunaan teknologi robot

Berbagai macam teknologi canggih yang ada di luar nalar juga sudah bukan menjadi suatu hal yang aneh lagi. Beberapa pada bidang pekerjaan juga sudah mungkin saja tergantikan dengan penggunaan robot. Malah ada juga sebuah studi yang langsung mengisyaratkan robot bisa menguasai bumi dikarenakan manusia ini bisa dengan mudah dipengaruhi melalui hubungan atau interaksi sosial dengan robot. Kalau benar kejadian, serem si fix. 

Dilansir dari laman Live Science oleh bicara.co,id , bukannya tidak mungkin teknologi ini akan bisa menyatu dengan tubuh manusia. Berbekal langsung pada teknologi canggih yang ada pada saat itu, bisa meningkatkan usia dari harapan hidup manusia yang bukan menjadi suatu hal mustahil. Yang bisa menjadi perbedaan mencolok diantara manusia zaman sekarang dan juga manusia masa depan mungkin terbentuk pada sebuah penampilannya. 

Prediksi dari Bentuk Benua yang Mulai Berubah 

Lanjut lagI di kehidupan berikutnya pada bumi dalam jangka waktu 100 juta tahun mendatang. IFL Science sendiri mencatat langsung bahwa aktivitas lempeng tektonik bumi bisa menjadi sangat agresif dan juga bisa mengakibatkan adanya pergeseran terhadap lempeng yang jauh cukup signifikan. Hal ini otomatis akan berdampak pada sebuah perubahan bentuk benua yang memang ada sejak saat itu. 

Perubahan serta pembentukan benua ini sebenarnya bukan menjadi suatu hal yang baru. Pasalnya, bumi sendiri pernah mengalami adanya perubahan benua sekitar 200 juta tahun yang lalu. Sementara itu, ilmuwan bisa memprediksi juga jika perubahan benua secara masif akan kembali lagi terjadi di 100 juta tahun yang akan mendatang. Namun tentu saja, Ilmuwan ini tidak akan tahu seperti apa nantinya yang jauh lebih tepat bentuk benua bumi di masa yang akan mendatang. Jika emmang pada tahun-tahun tersebut kondisi dari bumi sendiri masih sangat layak untuk ditinggali, maka bukan tidak akan mungkin manusia dan juga spesies lainnya mampu menjalani hidup yang dalam artian mampu bertahan hidup di dalamnya. 

Terbentuknya Super Benua Baru 

Anda Dapat Berjalan dari Indonesia ke Kutub Utara, Tapi Itu 250 Juta Tahun  Lagi
Bersumber langsung dari Encyclipedia

Geser langsung dengan rentang waktu 250 juta tahun mendatang, di dalam laman Geo Awesomenes sudah menyatakan bahwa benua yang ada saat ini bisa saling bertabrakan nantinya dan akhirnya menyatu dengan membentuk satu benua besar yang baru. Para ahli dan juga ilmuwan ini sangat sepakat dalam hal tersebut. Disini mereka semua memiliki anggapan jika benua-benua bumi ini akan saling menyatu dalam membentuk satu Super Benua apapun untuk saat ini. Mungkinkah jika semua benua ini akn menyatu, akankah terpecah lagi benuanya ? tidak ada yang benar-benar tahu pasti prediksi ini akan terjadi atau justru akan meleset pada masanya nanti. 

Bumi Mulai Hancur 

Bumi dalam jangka waktu Miliaran tahun mendatang ? jawabannya sendiri tidak akan mungkin adanya kehidupan manusia di bumi. Hal ini memang dikarenakan adanya seorang profesor bernama Leen Decin dari Institut Astronomi KU Leuven sudah mengungkapkan secara langsung bahwa miliaran tahun nantinya, ukuran dari matahari ini akan membesar dengan adanya ukuran yang mungkin ratusan kali lipat jauh lebih besar daripada sekarang ini. 

Hal ini tentu saja bukan menjadi hal yang baik bagi planet tata surya kita, termasuk pada planet bumi. Ungkapan dari profesor ini dicatat sudah di laman Science Daily dan lebih lanjutnya lagi, semua organisme dan juga kehidupan yang ada di bumi ini akan musnah karena matahari yang semakin membesar bahkan untuk radiasinya sendiri bisa menembus dan menghancurkan adanya lapisan Atmosfer itu sendiri.

Sekali lagi saya hanya mengingatkan, prediksi akan tetap menjadi prediksi. Karena pada hakikatnya, dunia Sains dan dunia lainnya masih jauh kalah dengan dunia yang sudah dikatakan oleh Tuhan yang Maha Esa.