Peran Dasar Ilmu Sains bagi Kehidupan Sehari-hari

Ilmu pengetahuan alam atau sains selalu memiliki penerapan konsep bagi kehidupan sehari-hari. dalam pelajaran sains Ini sebenarnya sudah banyak orang-orang yang ketika selesai mempelajari suatu hal yakni berupa teori maupun konsep ilmu yang diperolehnya itu hanya sekedar lewat di pandangan saja dan belum tentu peranannya langsung dijalankan pada kehidupan sehari-hari.padahal kalau kita melihat langsung adanya pemahaman dari penerapan konsep ini maka kita bisa langsung menyelesaikan adanya masalah yang kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari. hal ini memang sudah disebabkan langsung ketika kalian semua belajar tidak melakukan sebuah usaha dalam memahami konsep namun lebih banyak menganggap bahwa itu hanyalah faktor sebagai salah satu pengetahuan saja jadi sifatnya berupa bentukan hafalan dan tidak untuk diterapkan secara langsung. namun dengan pikiran seperti ini malah membuat kalian jauh lebih cepat untuk lupa sehingga pelajaran yang sudah kalian pelajari ini akan lewat konsep-konsepnya pada penerapan kehidupan sehari-hari. 

Ilmu sains ini memang sangat dekat pada kehidupan manusia maka dari itu, lebih baiknya lagi kalian harus mencari tahu dari segala jenis manfaat pada konsep yang kalian sudah pelajari demi terselesaikannya masalah pada kehidupan sehari-hari. Dengan seperti ini seseorang nantinya bisa dikatakan cerdas jika mampu untuk menyelesaikan adanya masalah yang sering dijumpai nya dalam waktu yang singkat dan tidak hanya sekedar untuk memperlihatkan pendapatan nilai yang bagus saat ujian nanti. pada artikel yang satu ini kita akan memberikan beberapa contoh penerapan dari konsep ilmu pengetahuan alam atau sains yang sudah kalian pelajari di sekolah dan sebenarnya ada pada kehidupan sehari-hari. Lebih lengkapnya kalian langsung cek artikelnya yang ada di bawah ini. 

PENERAPAN KONSEP SAINS PADA KEHIDUPAN SEHARI-HARI 

penerapan konsep ini bisa saja kalian temui saat kalian berada di dalam rumah maupun sedang berada di luar rumah. entah itu Kalian sedang melakukan aktivitas yang berat ataupun aktivitas yang ringan semua penerapan konsep yang ada pada pengetahuan alam atau sains ini tanpa sadar sudah kalian lakukan dengan sendirinya. 

# Melakukan Pembelian Es Dawet 

Contoh pertama yang mungkin sering kalian lakukan namun kalian tidak mengetahui bahwa ini adalah salah satu penerapan dari konsep sains. Dimana ketika Kalian sedang membeli es dawet yakni minuman yang terdiri dari cendol, air gula merah beserta santan, ini menggunakan adanya konsep pada sains. Mengapa bisa dikatakan seperti itu? jika kalian mengingat pelajaran waktu kalian sekolah entah SMP ataupun SMA maka kalian akan mengenal adanya massa jenis yang bisa kalian prediksi apakah nantinya es dawet yang disajikan ini sudah manis atau belum. hal ini sudah terlihat langsung jika nantinya cendol pada gelas ataupun pada plastik sudah terapung dan didalam Dawet yang dihidangkan berarti secara otomatis sudahlah manis. hal ini dikarenakan adanya massa jenis pada cendol sudah menjadi lebih kecil daripada buah manisnya yang terdiri dari air gula merah plus santan nya. namun jika cendol nya itu masih tenggelam yakni ada di dasar plastik atau ada di dasar gelas maka Dawet yang ada pada gelas atau plastik tersebut belumlah manis. Dari sinilah kalian melakukan adanya komunikasi kembali ke ke si penjual untuk menambahkan massa jenis air gula ke dalam gelas tersebut. 

# Mengenal Proses Pengawetan Bahan Pangan 

Selanjutnya mengenai proses pengawetan yang terjadi pada bahan pangan. Dalam hal ini ada beberapa teknik pada pengawetan makanan yang memang biasanya sudah digunakan oleh eh manusia. dimana pengawetan yang sudah terkenal ini berupa dalam bentuk pengasinan, pemanisan, letak adanya pengeringan. dari sinilah konsep yang digunakan menjadi konsep pada tekanan osmotik sel yang terjadi akibat bakteri yang ada di dalam bahan pangan tersebut. dengan kalian melakukan adanya pengasinan beserta pemanisan maka yang ditimbulkan adalah perbedaan pada tekanan osmotik larutan garam maupun larutan gula pada sel-sel dari bakteri makanan tersebut. pada konsep tekanan osmotik ini nantinya akan terjadi sebuah pertukaran pelarut dari tempat yang lebih encer lagi ketempat yang lebih pekat yakni lewat dari membran semipermiabel. dengan begitu air pada sel bakteri akan keluar akibat dari sel yang menjadi dehidrasi maupun bakteri yang tidak akan tumbuh dengan baik.nah dari sinilah makanan kali ya nantinya akan menjadi lebih awet dan juga tidak akan mudah busuk jika ditaruh dalam jangka waktu yang cukup lama. 

# Memadamkan Api Ketika Kebakaran  

Selanjutnya penerapan yang lainnya ada ketika Kalian sedang memadamkan api. untuk kalian yang memadamkan api saat terjadinya kebakaran maka saran yang pertama kalian lakukan adalah penggunaan karung basah ataupun adanya tabung dari pemadam kebakaran. namun mengenai tabung dari pemadam kebakaran itu hanya sebagian saja yang memiliki di tiap rumah masing-masing. Hal ini akan langsung terkait pada konsep kebakaran yang di mana suatu benda yang nantinya terbakar harus memenuhi tiga syarat. Gimana syaratnya itu adalah benda yang mudah terbakar, memiliki adanya oksigen yang berlebih, dan langsung mencapai puncak pada titik nyalanya. jika kalian ingin mencegah terjadinya kebakaran ini maka, kalian harus bisa menghilangkan salah satu dari syarat tersebut. akan tetapi jika nantinya kebakaran sudah terlanjur terjadi maka yang paling mudah adalah kalian harus mematikan dan suplai oksigen yang sedang meliputi adanya api dengan menggunakan bantuan karung yang sudah basah. 

Selanjutnya akan langsung dikerjakan kembali oleh petugas pemadam kebakaran yang menggunakan semprotan air yang memiliki gaya tekanan lebih tinggi untuk menurunkan adanya. Nyala dari benda yang terbakar di awal. Cara kerja dari fire extinguisher ialah dengan menyemprotkan adanya gas karbondioksida atau CO2 untuk menghalangi adanya suplai oksigen pada api yang saat itu sudah menyala ke berbagai tempat. Bila kalian pahami mengenai konsep yang satu ini maka kalian bisa dengan mudah untuk menyelesaikan masalah pada kebakaran tersebut. intinya seperti pelajaran pada sain kalian harus mencari titik tumpu dari permasalahan tersebut dan janganlah berusaha untuk panik. namun jika terjadinya kebakaran ini disebabkan kemunculan di tangki minyak maka jangan menggunakan air karena nantinya saat suhu panas yang dihasilkan pada tangki minyak bisa membuat air terurai menjadi oksigen dan juga hidrogen yang memiliki peran sebagai salah satu bahan bakar akibat api yang menyala semakin bertambah besar. 

# Peralatan Rumah Ibu  

selanjutnya masuk ke peralatan rumah ibu yang biasanya seringkali ketahuilah peralatan masak ibu yang ada di dapur. Jika kalian ketahui sehari-hari ada juga pada pelajaran sains mengenai elektromagnetik dimana itu terjadi di dapur magnetik yang dimasukkan adalah pada tempelan-tempelan yang terjadi di di bagian depan pintu kulkas. di mana banyak sekali souvenir yang biasanya memiliki elektromagnetik dibelakangnya yang bisa menempel langsung pada bagian dari depan pintu kulkas tersebut. selain dari pada itu ada juga peralatan masak ibu yang menggunakan tangkai dari bahan yang tidak menghantarkan panas maka nantinya akan dipilih kayu dan juga plastik dikarenakan kedua bahan ini tidak menghantarkan panas. Hal ini bisa menjadi nyaman menggunakan peralatan tersebut ketika memasak. misalnya saja saat menggoreng ketika kalian menggunakan spatula besi dan tidak sengaja kali antara pada pen yang sedang menyala di atas kompor maka akan terlihat panas gagangnya namun ketika kalian yang menggunakan tangkai atau berbahan dasar kayu maka itu tidak akan menghantarkan panas sama sekali.